0 0
Read Time:2 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Danantara Terbitkan Obligasi US$1,5 Miliar | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), melalui PT Danantara Investment Management (DIM) telah menerbitkan obligasi global berdenominasi dolar Amerika Serikat secara perdana dengan total nilai US$1,5 miliar Mengutip Business Times, Jumat (12/6/2026), dalam proses bookbuilding, Danantara menetapkan panduan harga akhir (final price guidance) sebesar 5,35% untuk obligasi tenor 5 tahun, dan 5,95% untuk tenor 10 tahun. Di sisi lain, berbagai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai ekspansif turut menjadi perhatian pasar dalam mengukur profil risiko investasi di Indonesia. Sebagai respons terhadap pelemahan mata uang domestik, Bank Indonesia sebelumnya mengambil langkah dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas rupiah yang sempat menyentuh rekor terendah terhadap dolar AS.

Kekhawatiran juga semakin meningkat terkait perluasan mandat Danantara, yang mana pengelola kekayaan perusahaan pelat merah tersebut baru-baru ini ditugaskan untuk menjadi eksportir tunggal minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy mulai September mendatang melalui unit yang baru dibentuk. Dari sisi valuasi, imbal hasil obligasi Danantara berada di atas obligasi pemerintah Indonesia berdenominasi dolar AS yang jatuh tempo pada 2036, yang terakhir diperdagangkan di level 5,6%. Sementara itu, obligasi dolar AS milik PT Pertamina dengan tenor hingga 2031 tercatat menawarkan yield sekitar 5,27%, berdasarkan data LSEG. Hasil penjualan obligasi dolar AS akan digunakan untuk keperluan korporasi umum, termasuk investasi dan refinancing utang yang ada Obligasi tersebut diterbitkan dalam kerangka program Global Medium-Term Notes (GMTN) senilai US$5 miliar dan diperkirakan akan mendapat peringkat “Baa2” dari Moody’s serta “BBB” dari S&P dan Fitch.

Sementara perusahaan yang ditunjuk sebagai joint bookrunners dan joint lead managers untuk transaksi ini adalah Citigroup, DBS, HSBC, Mandiri Securities, dan Standard Chartered.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *