0 0
Read Time:2 Minute, 48 Second

Equityworld Futures Medan – Dolar AS Masih Cukup Kuat, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.690/US$ | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (22/5/2026), dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.690/US$ atau terdepresiasi 0,28% dan sempat tembus level Psikologisnya di Rp17.700/US$. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp17.660/US$ hingga Rp17.725/US$.

Pelemahan ini sekaligus melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup melemah 0,23% di level Rp17.640/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau menguat. Per pukul 15.00 WIB, DXY naik 0,04% ke level 99,293. // Pelemahan rupiah hari ini terjadi seiring dengan rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal I-2026 oleh Bank Indonesia (BI).

Apa manfaatnya?

Dalam laporan tersebut, transaksi berjalan Indonesia mencatat defisit US$4 miliar atau 1,1% dari PDB. Defisit transaksi berjalan tersebut meningkat dibandingkan kuartal IV-2025 yang sebesar US$2,5 miliar atau 0,7% dari PDB. Angka ini juga lebih tinggi dibandingkan kuartal I-2025 yang tercatat sebesar US$200 juta atau 0,1% dari PDB.

Defisit transaksi berjalan kuartal I-2026 menjadi yang terbesar sejak kuartal IV-2019, ketika defisit tercatat sebesar US$8,04 miliar. Meski begitu, BI menyebut defisit transaksi berjalan masih tetap rendah. “Neraca perdagangan nonmigas tetap membukukan surplus meskipun lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada triwulan sebelumnya, sejalan dengan perlambatan pertumbuhan ekonomi global serta terganggunya rantai pasok perdagangan antarnegara,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, Jumat (22/5/2026).

Dari eksternal, pergerakan dolar AS juga ikut menekan rupiah.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *