Equityworld Futures Medan – Update pasar: Kala IHSG Ambruk, Asing Terciduk Borong 10 Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak kuasa menahan tren koreksi di tengah sentimen konflik geopolitik. Pada perdagangan Jumat, (13/2/2026), indeks menutup pekan lalu dengan koreksi 3,05% ke posisi 7.137,21. Sepanjang pekan lalu, IHSG hanya berhasil ditutup menguat dalam satu hari perdagangan. Tercatat, indeks acuan pasar modal RI itu terperosok 5,91% dalam sepekan terakhir. Seiring dengan pelemahan tersebut, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih jumbo sebesar Rp1,72 triliun di seluruh pasar.
Perinciannya, sebesar Rp1,32 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp399,76 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Sementara itu, investor asing juga kompak memborong sejumlah saham selama sepekan lalu. Mengutip Indo Premier, berikut 10 net foreign buy terbanyak perdagangan pekan lalu!
PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) – Rp366,2 miliarPT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) – Rp363,4 miliarPT Pacific Strategic Financial Tbk. (APIC) – Rp362,3 miliarPT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) – Rp329,5 miliarPT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS) – Rp195,3 miliarPT Sinarmas Multiartha Tbk. (SMMA) – Rp189,7 miliarPT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) – Rp154,3 miliarPT Bukit Asam Tbk. (PTBA) – Rp137 miliarPT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) – Rp119,3 miliarPT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) – Rp116,7 miliar
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → China Borong 120 Airbus saat Kanselir Jerman Kunjungi Beijing | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Penjualan Batu bara Naik 4 Kali Lipat, Saham RMKE Langsung Melesat
- → Equityworld EWF Medan | OJK Ungkap Perdagangan Semu Saham IMPC, Siapa Pemiliknya?
