0 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Top Bukan RI, India Jadi Pasar Saham yang Paling Tak Disukai di Asia | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – India kini menjadi pasar saham yang paling tidak disukai investor di Asia. Hal ini merujuk ke survei yang dilakukan Bank of America (BofA) terhadap para pengelola dana. Mengutip NDTV yang merujuk Bloomberg, Jumat (21/8/2026), hasil survei menunjukkan 32% responden secara neto berada dalam posisi underweight terhadap saham India. Sikap pesimistis tersebut terutama dipicu oleh minimnya eksposur yang jelas terhadap sektor kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Selain persoalan AI, pertumbuhan ekonomi yang melemah menjadi risiko terbesar berikutnya yang dikhawatirkan investor. Kurangnya reformasi serta valuasi saham India yang dinilai masih tinggi juga menjadi alasan investor bersikap hati-hati terhadap pasar saham terbesar keempat di Asia tersebut. Perlu diketahui, survei BofA melibatkan 98 responden dengan total aset yang dikelola mencapai US$272 miliar (sekitar Rp4.624 triliun).

Kenapa ini penting?

Pengumpulan data dilakukan pada 7-13 Agustus 2026. Hasil survei BofA sejalan dengan pelemahan saham India dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini terjadi meskipun prospek laba perusahaan mulai membaik.

Investor masih berhati-hati terhadap pasar India karena sejumlah risiko makroekonomi dan valuasi yang tinggi.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *