Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: IHSG Tembus Level 6.500, Asing Ketahuan Borong Saham Ini | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing membukukan aksi beli bersih atau net buy di pasar saham Indonesia sebesar Rp680,5 miliar pada perdagangan kemarin, Kamis (20/8/2026). Berdasarkan data perdagangan, total nilai pembelian asing mencapai Rp5,354 triliun, sementara nilai penjualan tercatat Rp4,674 triliun. Aksi beli asing paling besar mengarah ke saham komoditas. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni mencapai Rp408,1 miliar. investor asing memborong PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan net buy Rp292,2 miliar.
Saham tambang lainnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), mencatat net buy Rp138,8 miliar. Asing juga memburu PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan net buy Rp131,2 miliar dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) sebesar Rp94,1 miliar.
Apa manfaatnya?
Adapun dominasi saham tambang dalam daftar pembelian asing sejalan dengan penguatan IHSG pada perdagangan hari ini yang ditopang oleh sektor bahan baku. IHSG ditutup melonjak 107,46 poin atau 1,68% ke level 6.501,59, menembus kembali level psikologis 6.500. Selengkapnya, berikut daftar 10 saham dengan net buy asing terbesar: Sementara itu, IHSG menguat lebih dari 1% pada perdagangan kemarin. Penguatan indeks terutama ditopang saham-saham berbasis komoditas dan tambang.
Berdasarkan data perdagangan akhi sesi kedua, IHSG berada di level 6.501,58, menguat 107,46 poin atau 1,68%. IHSG dibuka di level 6.447,25 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.514 dan terendah 6.4444.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah-Won Kompak Menguat, Pimpin Asia Kalahkan Dolar | Equityworld EWF Medan
- → Gencatan Senjata Rapuh, Emas Masih Unjuk Gigi | Equityworld EWF Medan
- → Ada Rumor Mau Akuisisi BYAN, Seluruh Saham Terkait Haji Isam Terbang | Equityworld EWF Medan
