Equityworld Futures Medan – Update pasar: Rupiah Dibuka Hijau, Dolar AS Turun ke Rp17.720 Pagi Ini | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda berpeluang memperpanjang tren positifnya menjelang berakhirnya perdagangan pekan ini. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Jumat (21/8/2026) dengan penguatan 0,11% ke posisi Rp17.720/US$. Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif dalam dua perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (20/8/2026), rupiah ditutup melesat 0,48% ke level Rp17.740/US$, setelah sehari sebelumnya menguat 0,14%.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,10% ke posisi 98,799. DXY kembali tertekan setelah sempat ditutup menguat tipis 0,06% pada perdagangan sebelumnya. // Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh dinamika pasar obligasi AS serta penantian terhadap rilis Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal II-2026. Dolar AS masih menghadapi tekanan setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan rencana menggandakan pembelian kembali obligasi pemerintah tenor 10-30 tahun menjadi sedikitnya US$4 miliar dalam setiap operasi.
Apa manfaatnya?
Langkah tersebut bertujuan menenangkan pasar obligasi yang diguncang kekhawatiran mengenai membengkaknya defisit fiskal AS. Tapi kebijakan itu justru sempat memicu aksi jual dolar karena pasar menilai tekanan akibat defisit yang besar dapat beralih dari kenaikan imbal hasil obligasi menuju pelemahan mata uang. Dolar sempat pulih tipis pada perdagangan Kamis setelah imbal hasil obligasi kembali meningkat.
Pelaku pasar masih meragukan kemampuan kebijakan pembelian kembali tersebut dalam meredam tekanan di pasar surat utang secara berkelanjutan. Perhatian investor berikutnya tertuju pada pidato Ketua bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Asing Borong Saham Tambang Saat IHSG Rebound | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Ambles 2 Hari Beruntun, Inflasi AS Jadi Biang Kerok! | Equityworld EWF Medan
- → Jelang Pengumuman MSCI, 1 Dolar AS Sudah Sentuh Rp 17.502 | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
