Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Naik 1,27%, Asing Net Buy Tipis di Sesi 1 | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing mencatat aksi beli bersih (net buy) di pasar saham Indonesia pada perdagangan sesi I, Selasa (18/8/2026). Hal ini seiring dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,27% ke level 6.482,99. Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan pembelian sebesar Rp2,22 triliun dan penjualan Rp2,11 triliun. Dengan demikian, asing membukukan net buy sebesar Rp112,88 miliar di seluruh pasar.
Sejumlah saham menjadi sasaran utama aksi beli investor asing. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net buy terbesar mencapai Rp98,37 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) dengan net buy Rp62,35 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp56,47 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp31,27 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp30,77 miliar. Tapi aksi beli tersebut diimbangi dengan tekanan jual pada sejumlah saham.
Net sell asing terbesar tercatat pada PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp131,31 miliar. asing melepas saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan net sell Rp88,07 miliar dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp81,53 miliar. Saham perbankan lainnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), juga mencatat net sell asing sebesar Rp55,55 miliar. Sementara PT Astra International Tbk (ASII) mengalami net sell Rp31,80 miliar.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Indonesia-Rusia Sepakati Lanjut Kerja Sama Ekonomi | Equityworld EWF Medan
- → Prosesi Sunyi Semana Santa Larantuka RI Mendunia, Bertahan 500 Tahun | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Masih Tertekan, Ini Rekomendasi Saham yang Menarik Buat Dilirik | Equityworld EWF Medan
