0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Harga Emas Ambruk 2% dalam Semalam, Utang Amerika Jadi Musuh Berat | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas turun setelah yield Treasury Amerika Serikat (AS) melonjak ke level tertinggi dalam beberapa dekade. Kenaikan harga energi akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran juga memperkuat kekhawatiran inflasi dan menekan emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (18/8/2026) ditutup di posisi US$ 4333,33 per troy ons. Harganya ambruk 1,85% atau hampir 2% dalam semalam.

Pelemahan ini memutus tren positifnya yang selalu naik dalam dua hari beruntun. Harga emas masih melemah pada hari ini.

Kenapa ini penting?

Pada Rabu (19/8/2026), harga emas melemah 0,09% ke US$ 4329,05 per troy ons.
// Peter Grant, wakil presiden sekaligus senior metals strategist Zaner Metals, mengatakan kenaikan tajam yield obligasi menjadi hambatan bagi emas. Harga minyak yang menguat juga menjadi salah satu faktor yang menekan harga emas. Grant mengatakan meski harga emas saat ini mengalami koreksi, pihaknya tetap optimistis terhadap prospek emas. “Meski harga emas saat ini mengalami koreksi, kami tetap bullish terhadap emas dan melihat masih ada potensi kenaikan. Tapi pasar mungkin perlu melewati periode konsolidasi terlebih dahulu sebelum minat beli kembali muncul.” Tutur Grant dikutip dari Refinitiv. Sementara itu, analis Bank of America menilai aktivitas pembelian investor saat ini lebih mencerminkan harga emas di sekitar US$4.000 per troy ounce, bukan US$5.000.

Untuk mencapai level US$5.000, permintaan investasi emas perlu tumbuh sekitar 21% secara tahunan (YoY). “Aktivitas pembelian investor saat ini lebih konsisten dengan harga emas yang berada di kisaran US$4.000 per troy ounce dibandingkan US$5.000,” ujarnya.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *