0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Dolar AS Makin Perkasa, Rupiah Jatuh ke Rp17.080/US$ | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan hari ini, Kamis (9/4/2026), di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Melansir data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,44% ke posisi Rp17.080/US$. Pelemahan hari ini sekaligus membalikkan arah pergerakan rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya mampu menguat 0,50% ke level Rp17.005/US$. Sepanjang perdagangan, tekanan terhadap rupiah sebenarnya sudah terlihat sejak awal perdagangan.

Pada pembukaan, rupiah melemah tipis 0,06% ke level Rp17.015/US$, sebelum akhirnya tertekan lebih dalam hingga mendekati penutupan. Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau melemah tipis 0,05% ke level 99,078 pada pukul 15.00 WIB. // Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini dipengaruhi kombinasi sentimen eksternal dan domestik. Dari eksternal, pasar masih dibayangi ketidakpastian global meski indeks dolar AS cenderung melemah tipis.

Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari laporan terbaru Bank Dunia yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 4,7%, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya 4,8% dan juga di bawah target pemerintah dalam APBN 2026 sebesar 5,4%. Dalam laporan East Asia & Pacific Economic Update edisi April 2026, Bank Dunia menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tertekan oleh kenaikan harga minyak akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Tekanan tersebut dinilai hanya akan sebagian diimbangi oleh penerimaan komoditas dan inisiatif investasi pemerintah. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan melambat menjadi 4,7% karena tekanan dari harga minyak yang lebih tinggi dan sentimen penghindaran risiko hanya akan diimbangi sebagian oleh penerimaan komoditas dan inisiatif investasi pemerintah,” tulis Bank Dunia dalam laporannya, dikutip Kamis (9/4/2026).

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

πŸ“Œ Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *