Equityworld Futures Medan – Update pasar: Purbaya Nilai Bank Dunia Salah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Bank Dunia alias World Bank keliru dalam menghitung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2026. Pernyataan itu disampaikan menyusul rilis terkini World Bank yang memprediksi pertumbuhan ekonomi RI tahun ini hanya 4,7 persen dari produk domestik bruto (PDB), atau lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Berdasarkan hitung-hitungan Purbaya, ekonomi Indonesia di triwulan pertama saja diperkirakan tumbuh sekitar 5,5-5,6 persen atau lebih. Bendahara Negara itu menyatakan jika prediksi itu dikaitkan dengan hitungan terkini Bank Dunia, berarti World Bank menghitung Indonesia akan resesi.
“Turunnya ke bawah sekali setelah itu, kalau rata-ratanya ke 4,7. Saya pikir World Bank salah hitung,” ucap Purbaya seusai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking di kantor Kemementerian Keuangan Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Rupiah Melemah, Pengusaha CPO dan Batu Bara CS Sangat Diuntungkan | Equityworld EWF Medan
- → LPDB Koperasi Ajak Generasi Muda Bangun Ekonomi yang Inklusif | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Rontok ke Rp17.080, Kompak Merah dengan Mata Uang Lain | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
