0 0
Read Time:2 Minute, 39 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Melemah, Pengusaha CPO dan Batu Bara CS Sangat Diuntungkan | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah berada dalam tren melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan pagi ini rupiah terkoreksi tipis 0,03% ke level Rp16.940/US$.

Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang sudah terjadi pada perdagangan sebelumnya, Jumat (13/3/2026), saat rupiah ditutup melemah sekitar 0,30% ke posisi Rp16.935/US$. Chairman & Executive Director Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), Sukatmo Padmosukarso menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dapat meningkatkan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar global. Hal ini terutama berlaku bagi komoditas yang berbahan baku lokal. “Terutama kalau ekspor komoditas, CPO, dan kemudian batu bara itu tentu akan sangat diuntungkan dengan pelemahan rupiah,” ujar Sukatmo dalam acara Power Lunch PT Equityworld Futures, Senin (16/3/2026). Selain komoditas tambang dan perkebunan, peluang juga terbuka bagi sektor manufaktur berorientasi ekspor.

Apa manfaatnya?

Seperti tekstil, garmen, hingga alas kaki. Di sisi lain, tren suku bunga yang lebih rendah turut menurunkan biaya produksi dan membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas kapasitas. Seperti yang diketahui, Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan (BI Rate) sebanyak 5 kali sepanjang tahun 2025 hingga September.

Penurunan terakhir terjadi pada September 2025 sebesar 25 bps menjadi 4,75% “Suku bunga rendah ini juga berdampak pada cost of production yang lebih murah. Juga implikasi adanya investasi yang sebenarnya lebih efisien.

Jadi dengan adanya suku bunga yang menurun dalam beberapa tahun terakhir ini, itu memberikan peluang kepada eksportir yang ingin mengembangkan kapasitasnya,” ujarnya.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *