Equityworld Futures Medan – Update pasar: IHSG Tembus Level 6.300, Asing Balik Borong Bank Jumbo | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Investor asing kembali melakukan akumulasi di pasar saham Indonesia pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), asing membukukan beli bersih (net buy) Rp623,5 miliar di seluruh pasar. Aksi beli tersebut didominasi saham-saham sektor perbankan berkapitalisasi besar. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham yang paling banyak dikoleksi investor asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp404,4 miliar, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp129,9 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Rp116,1 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp101,2 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp94,1 miliar.
Masuknya dana asing ke saham perbankan sejalan dengan penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup naik 1,37% ke level 6.319,61, sekaligus menjadi level penutupan tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Selain perbankan, investor asing juga mengoleksi PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), PT Timah Tbk. (TINS), PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Berikut 10 saham dengan net buy asing terbesar kemarin:
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → OJK Ungkap Dampak Pelemahan Rupiah ke Sektor Pebankan | Equityworld EWF Medan
- → Bersiaplah: Prabowo Paparkan ‘Calon’ APBN 2027, BI Rate Naik Hari Ini? | Equityworld EWF Medan
- → Saham BBCA Terjun Bebas, dari 10.000an Dibanting Jadi 6.450 | Equityworld EWF Medan
