Equityworld Futures Medan – Update pasar: Pjs Gubernur BI: Rupiah Kembali Menguat | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures-Bank Indonesia (BI) menyampaikan penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir Juli 2026 setelah melemah sejak pertengahan Juni 2026. “Rupiah kembali menguat ke level 17.994 per US$ pada 31 Juli 2026 setelah sempat melemah pertengahan Juni 2026,” kata Pjs Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam konferensi pers di kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Senin (3/8/2026) Penguatan rupiah didukung oleh mengalirnya modal asing ke dalam negeri melalui Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) seiring peningkatan imbal hasil buat investor. BI juga telah mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate pada level 5,75%. “Kemudian kebijakan lain untuk meningkatkan aliran masuk investasi asing dan memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah,” jelasnya. Destry menambahkan, BI juga melakukan penguatan melalui intervensi valuta asing baik di pasar domestik maupun luar negeri.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → IHSG “Kurang Darah” Ditutup ke 6.989 Sore Ini | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Melemah Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Jadi Rp17.095 | Equityworld EWF Medan
