Equityworld Futures Medan – Deposito Jadi Andalan Buat Cari DPK, Bank Kecil Kerek Suku Bunga | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut ada kenaikan suku bunga simpanan di bank kecil. Hal ini seiring dengan pergerakan di industri perbankan dan juga kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia. “Secara umum suku bunga DPK di KBMI 1 dan 2 itu mengalami sedikit kenaikan tapi kami lihat masih dalam rentang wajar. Sejalan dengan suku bunga DPK industri perbankan dan juga pergerakan suku bunga acuan BI,” katanya dalam konferensi pers hasil rapat berkala KSSK, Senin (3/7/2026).
Sebagai informasi, Bank Indonesia pada periode Mei–Juni 2026 telah mengerek suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps), dari 4,75% menjadi 5,75%. Sementara itu, OJK mencatat dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp10.281 triliun, meningkat 10,21% secara tahunan (yoy) per Juni 2026.
Secara rinci, giro tumbuh 9,9% yoy, tabungan meningkat 8,25% yoy, sementara deposito mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,16% yoy. Di sisi lain, OJK menilai kondisi likuiditas industri perbankan masih berada pada level yang memadai. Hal itu tercermin dari loan to deposit ratio (LDR) yang berada di level 88,32% pada Juni 2026. rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) tercatat sebesar 101,9%, sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) mencapai 23,08%.
Kenapa ini penting?
Kedua rasio tersebut masih jauh berada di atas ambang batas (threshold) yang masing-masing ditetapkan sebesar 50% dan 10%. “kondisi likuiditas perbankan pada Juni 2026 tetap memadai,” kata Kiki. Sejalan dengan itu, permodalan industri perbankan juga masih kuat.
OJK mencatat capital adequacy ratio (CAR) perbankan berada di level 23,7% pada Juni 2026, memberikan ruang yang cukup bagi industri untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → LPEI Bukukan Laba Bersih Rp 77 Miliar pada Triwulan I 2026 | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Lanjutkan Reli, Balik Lagi ke Level 7.700 | Equityworld EWF Medan
- → Dolar AS Tiarap-Mata Uang Asia Perkasa, Begini Nasib Rupiah | Equityworld EWF Medan
