0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Inflasi AS Turun Bukan Cuma Efek Harga BBM, The Fed Sampai Tahan Napas | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Bank sentral Amerika Serikat (AS) kembali mempertahankan suku bunga pada kisaran 3,50%-3,75% dalam pertemuan 28-29 Juli 2026. Keputusan itu tidak bulat karena tiga dari 12 anggota FOMC memilih kenaikan bunga.

Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan komitmennya membawa inflasi menuju target 2%, tetapi tidak memberikan petunjuk mengenai langkah berikutnya. Sehari kemudian, Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) turun 0,1% secara bulanan pada Juni, terdalam sejak April 2020. Secara tahunan, inflasi PCE melambat menjadi 3,7% dari 4,1% pada Mei.

Kenapa ini penting?

Inflasi inti PCE juga hanya naik 0,1% secara bulanan, turun dari 0,3% pada Mei. Secara tahunan, angkanya melandai dari 3,4% menjadi 3,3%. Data tersebut menunjukkan tekanan harga mulai mereda, meskipun masih berada di atas target The Fed. Mengutip analisis dalam Inflation Tracker The Economist, penurunan inflasi kali ini bukan semata-mata disebabkan oleh harga bahan bakar. Tekanan harga mulai mereda pada sejumlah barang dan jasa lain sehingga pelemahannya terlihat lebih luas di dalam perekonomian AS. // Harga bahan bakar kendaraan memang menjadi penyumbang terbesar setelah anjlok 10%.

Penurunan itu terjadi ketika perang AS dan Iran sempat memasuki masa gencatan senjata, meskipun kesepakatan tersebut kini telah berakhir.

Dampak ke Pasar: Kebijakan The Fed berpengaruh terhadap aliran modal asing dan stabilitas rupiah. Kenaikan suku bunga The Fed cenderung mendorong penguatan dolar AS dan berpotensi menekan aset berisiko termasuk saham emerging market seperti Indonesia.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *