Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: 41,18% Saham Hassana Boga Sejahtera (NAYZ) Dicaplok Investor Singapura | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) mengumumkan rencana pengambilalihan oleh investor asal luar negeri. Mengutip keterbukaan informasi, emiten makanan bayi itu mengumumkan bahwa Saiko Consultancy Pte.
Ltd. asal Singapura berniat mengakuisisi sebanyak-banyaknya 1,05 miliar atau setara 41,18% saham NAYZ. Saham NAYZ yang hendak diakuisisi tersebut adalah milik pengendalinya saat ini, yakni PT Asia Intrainvesta. Tercatat, saat ini Asia Intravesta menggenggam 62% saham NAYZ.
Tidak dijelaskan berapa nilai dari rencana pengambilalihan saham ini. Tapi saham NAYZ terakhir ditutup di harga 82 per saham.
Apa manfaatnya?
Direktur Utama NAYZ, Arief Banang Trinovan menegaskan bahwa Saiko Consultancy belum memiliki saham NAYZ saat rencana akuisisi diumumkan. “Pada tanggal diumumkannya informasi ini, Pembeli tidak memiliki kepemilikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, atas saham Perseroan,” kata Arief dalam keterbukaan informasi yang dikutip Jumat (24/4/2026). Ia melanjutkan, setelah penyelesaian rencana pengambilalihan, sebagai pengendali baru NAYZ, Saiko Consultancy akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai dengan ketentuan dalam POJK 9/2018. “Pelaksanaan Rencana Pengambilalihan maupun penawaran tender wajib akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, termasuk ketentuan di bidang pasar modal,” tegas Arief. Sebagai informasi, PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 Februari 2023 lalu.
Perseroan menawarkan sebanyak 510 juta saham dengan harga Rp100 per saham. Hassana Boga Sejahtera ini memiliki beberapa produk yang dikhususkan untuk memenuhi gizi untuk para bayi. Beberapa produk tersebut di antaranya Nayz Bubur MPASI, Bubur Nayz Tematik, Bubur Nayz Kaleng, Nayz Cereal, Kaldu Nayz, dan Nayz Puding Susu.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Breaking News! IHSG Turun 2%, Balik Lagi ke Level 7.500-an | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Antam Anjlok Rp44 Ribu ke Level Rp2,840 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Laba Bersih Avian Brands Capai Rp 1,7 Triliun di 2025 | Equityworld EWF Medan
