Equityworld Futures Medan – Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Turun ke Bawah Rp18.000 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir Juli. Mata uang Garuda bahkan kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000/US$.
Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (31/7/2026), rupiah mampu terapresiasi 0,47% ke posisi Rp17.990/US$. Level penguatan yang semakin besar dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi tadi, dimana rupiah dibuka menguat 0,19% ke level Rp18.040/US$. Penguatan rupiah hari ini sekaligus membalikkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup melemah 0,17% ke posisi Rp18.075/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,31% ke posisi 100,173.
Bagaimana cara kerjanya?
Meski menguat pada perdagangan Asia hari ini, DXY baru saja mengalami tekanan hebat pada perdagangan sebelumnya dengan anjlok 1,01% ke level 99,864. // Rupiah tetap mampu menguat meski DXY berbalik naik pada perdagangan hari ini. Mata uang Garuda masih mendapat dukungan dari pelemahan tajam dolar AS pada perdagangan sebelumnya. DXY sebelumnya mencatat salah satu penurunan intraday terbesar terhadap sejumlah mata uang utama dunia.
Tekanan terhadap greenback muncul setelah pasar merespons data inflasi Juni dan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir. Data tersebut kembali memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), setelah suku bunga dipertahankan pada rentang 3,50%-3,75% dalam pertemuan pekan ini. Adapun, dari dalam negeri, Gubernur sementara Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menegaskan stabilitas rupiah dan inflasi menjadi fokus utama bank sentral saat ini. Fokus tersebut muncul di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi dunia akibat perang serta risiko era suku bunga tinggi bertahan lebih lama atau higher for longer. “Tantangan yang dalam jangka pendek dan betul-betul harus menjadi perhatian kami adalah jaga stabilitas, baik itu dalam kaitannya nilai tukar rupiah dan inflasi,” kata Destry dalam media briefing secara daring, Jumat (31/7/2026).
Menurut Destry, tantangan tersebut telah direspons melalui keputusan Rapat Dewan Gubernur BI periode Juli yang mempertahankan BI Rate di level 5,75%. “Karena ada kita lihat ketidakpastian di luar yang memengaruhi stabilitas di dalam, terutama terkait asset pricing domestic misalnya SBN rate, yield, asset pricing lainnya, SRBI dan lainnya,” ujar Destry.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Jadwal Lengkap Cum Dividen Emiten Hingga 30 April 2026, Ada 14 Saham | Equityworld EWF Medan
- → Genjot Ekonomi, Menkeu Purbaya Kebut Belanja Daerah | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → BI Rate Naik, IHSG Pangkas Kenaikan | Equityworld EWF Medan
