0 0
Read Time:3 Minute, 16 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Laporan Keuangan Jadi Bahan Bakar Saham Tambang, Siapa Paling Menarik? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Pendapatan akumulatif emiten tambang diproyeksikan mencapai US$4,5 miliar, naik 38% secara tahunan (yoy) pada paruh pertama tahun 2026. Hal ini pun dinilai menjadi sentimen positif bagi pergerakan harga saham tambang pelat merah. Menurut riset BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), pendapatan emiten sektor pertambangan logam pada kuartal II-2026 diprediksi mencapai US$4,5 miliar atau tumbuh 12% secara kuartalan (qoq) dan 38% secara tahunan (yoy). Kendati demikian, kenaikan tersebut dinilai belum mencerminkan pemulihan volume produksi secara luas, melainkan lebih ditopang oleh faktor harga jual, waktu penjualan, pergerakan persediaan, dan bauran produk.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, BRIDS memperkirakan momentum pertumbuhan laba sektor ini pada kuartal II-2026 masih terkonsentrasi pada sejumlah emiten tertentu.  “Jika memperpanjang horizon hingga semester II 2026, kami lebih memilih ANTM, TINS, AMMN, INCO, NCKL, MBMA, BRMS dengan mempertimbangkan kemampuan menghasilkan laba (earnings delivery), ketahanan terhadap risiko kebijakan (policy insulation), serta visibilitas eksekusi bisnis (execution visibility),” sebagaimana dikutip dari riset BRIDS, Jumat, (31/7/2026). Di sisi lain, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta mengatakan, sentimen laporan keuangan kuartal II-2026 menjadi salah satu katalis utama bagi pergerakan saham sektor tambang. Investor akan mencermati apakah perbaikan harga komoditas pada sebagian periode kuartal II mampu diterjemahkan menjadi peningkatan margin dan profitabilitas perusahaan. “Secara umum, saham-saham tambang pelat merah mulai menunjukkan indikasi rebound, meskipun penguatannya masih bersifat selektif dan belum sepenuhnya membentuk tren naik yang kuat,” pungkas Nafan. emiten yang memiliki efisiensi operasional lebih baik serta diversifikasi bisnis yang kuat berpotensi memperoleh respon pasar yang lebih positif. Kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi juga dapat menjadi pemicu penguatan harga saham dalam jangka pendek. Sebagai gambaran, dua anak usaha MIND ID yang telah menyampaikan laporan keuangan per 30 Juni terpantau mengalami peningkatan di pos top line.

Bagaimana cara kerjanya?

Keduanya adalah INCO & TINS. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat laba periode berjalan hingga semester I tahun 2026 tumbuh lebih dari empat kali lipat menjadi US$104,37 juta atau Rp 1,89 triliun. Laba tersebut terbang 313,4% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar US$25,24 juta.

Sementara PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) mencatat laba bersih di semester I tahun 2026 mencapai Rp2,71 triliun.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *