Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures — PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) alias BNC memperkirakan dapat menutup saldo defisit dalam dua tahun ke depan. Setelahnya, bank digital itu berharap dapat memiliki ruang untuk membagikan dividen.
Mengutip laporan keuangan yang berakhir 30 Juni 2026, BNC mencatatkan saldo defisit yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp 1,43 triliun. Sementara itu, bank itu terakhir membagikan dividen pada tahun 2020. Adapun hingga semester I-2026, BNC telah berhasil mencetak laba sebesar Rp294,85 miliar, naik 6,81% secara tahunan atau year on year (yoy). Direktur Utama BNC, Eri Budiono mengatakan jika pihaknya akan terus mengupayakan kinerja yang baik agar bisa menutup saldo defisit pada tahun 2027. “Kalau kita bisa bisa terus run rate yang saat ini, tahun 2027 mungkin kita bisa selesaikan itu,” kata Eri saat Media Gathering di Rumah Wijaya, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026). Eri mengatakan bank milik Akulaku Silvrr Indonesia itu tidak dapat membayarkan dividen selama masih memiliki saldo defisit.
Apa manfaatnya?
Maka dari itu, pihaknya perlu menutup saldo defisit secara organik terlebih dahulu. “Nanti begitu secara organik kita bisa menyelesaikan saldo defisit itu, ya tentunya dividen akan kita pikirkan ya. Tentunya ya sesuai dengan Pembicaraan dengan PSP dan dewan komisaris kita.
Tetapi saat ini kita belum bisa selesaikan saldo defisit tersebut,” tutur Eri. Sementrara itu sepanjang Semester I-2026, BNC mencatatkan total aset sebesar Rp17,45 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp12,30 triliun. Dana tabungan meningkat menjadi Rp3,39 triliun atau tumbuh 2,10% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi pendapatan, Pendapatan Bunga Bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp1,11 triliun, sementara pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income) meningkat menjadi Rp59,66 miliar, atau tumbuh 6,77% yoy.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor? | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Diproyeksi Rebound, Analis Bocorkan 5 Saham Potensial Cuan | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Fantastis! Trump Disebut Setuju Cairkan Aset Iran 24 Miliar Dolar AS | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
