0 0
Read Time:2 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Medan – Fundamental Kinclong, Saham Bank Kok Dibuang Investor? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Kinerja bank-bank jumbo terlihat kuat hingga paruh pertama tahun ini. Pun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyampaikan bahwa revisi rencana bisnis bank (RBB) untuk sisa paruh kedua tahun ini tidak signifikan.

Sebagai informasi sudah ada dua bank besar yang melaporkan kinerja paruh pertama tahun ini. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan laba Rp 2,4 triliun, naik 40,8% secara tahunan (yoy) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang mengantongi Rp 30,4 triliun, tumbuh 24,4% yoy.

Apa manfaatnya?

Pun laba bank besar lain diproyeksi tumbuh kuat. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) melaporkan laba secara individu per Mei 2026 sebesar Rp 20,42 triliun, naik 9,52% yoy. Lalu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada periode yang sama naik 7,06% yoy menjadi Rp 9,05 triliun. Tapi nyatanya fundamental ciamik bank-bank besar tersebut tidak tercermin dalam kinerja saham hari ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk seiring dengan emiten perbankan yang terkikis cukup dalam. Mengutip Refinitiv, BMRI menjadi pemberat utama IHSG dengan bobot -22,11 poin, BBCA 12,45 poin, dan BBNI -3,72 poin.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *