Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Video: Bos MI Bicara Soal Efek Gubernur BI Mundur, IHSG-Rupiah Melemah | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Gejolak pasar keuangan Indonesia terus berlanjut seiring dengan berlanjutnya ketegangan di Timur Tengah hingga arah kebijakan Bank Sentral AS, The Fed yang membuat investor cenderung wait and see. Dari dalam negeri, pengunduran Perry Warjiyo dari posisi Gubernur Bank Indonesia turut menekan pergerakan bursa saham dan obligasi di Indonesia. CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra menganalogikan kondisi ekonomi RI saat ini sebagai “Trading on the thin ice” dimana banyak faktor risiko yang membayangi sehingga turut berdampak ke pasar keuangan RI. Dimana isu ketegangan geopolitik, penilaian MSCI hingga suku bunga tinggi menekan pertumbuhan ekonomi dan bisnis serta arah kebijakan pemerintah RI masih menjadi perhatian investor.
Tekanan ini tercermin pada Rupiah yang masih mengalami tekanan hingga Kembali ke Rp 18.000 per USD dengan IHSG yang kembali terkoreksi ke 6000-an dan yield obligasi SBN 10 Tahun sudah naik ke 7,3%. Seperti apa pelaku pasar melihat sentimen yang membayangi pasar keuangan RI?Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan CEO Pinnacle Investment, Guntur Putra dalam Power Lunch, CNBC (Rabu, 29/07/2026)
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Laba 2025 Capai Rp 27 Miliar, Ini Penjelasan Bos Agrinas | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Anjlok 1,25% ke Level 6.099 Tertekan Kinerja Saham Ini | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Lanjutkan Reli, Melesat 1,41% ke Level 6.319 | Equityworld EWF Medan
