Equityworld Futures Medan – KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Wasapda? | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Saham-saham teknologi di Asia kembali dilanda aksi jual pada perdagangan Rabu (29/7/2026), dengan saham-saham produsen semikonduktor memimpin pelemahan menyusul sesi yang lesu di bursa saham Amerika Serikat (AS) semalam. Di Korea Selatan, saham SK Hynix ambruk lebih dari 15% meski perusahaan chip raksasa itu baru saja membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarahnya. Pelemahan ini terjadi karena hasil kinerja SK Hynix ternyata masih di bawah ekspektasi para analis, sehingga pasar merespons negatif meski secara nominal laba perusahaan mencetak rekor. Tak hanya SK Hynix, Samsung Electronics juga anjlok lebih dari 8%. Emiten teknologi lain seperti LG Innotek ambles 15% dan Seoul Semiconductor terjun 10%.
Indeks acuan Korea Selatan, Kospi, dilaporkan telah memicu mekanisme circuit breaker untuk kedua harinya secara beruntun, dengan penurunan dua hari mencapai lebih dari 18%. Bila tren ini berlanjut, Kospi berpotensi mencatat kerugian bulanan terbesar sepanjang sejarah setelah sempat melesat lebih dari 30% sepanjang Juli, yang sebagian besar ditopang oleh performa dua raksasa chip, yakni Samsung Electronics dan SK Hynix. Pelemahan tak berhenti di Korea Selatan.
Di Wall Street, saham Intel turun hampir 6% dan AMD anjlok 8%. Saham-saham produsen memori seperti Micron dan Seagate juga melemah lebih dari 8%, sementara Western Digital terkoreksi hampir 7% dan Sandisk ambruk hingga 14%. Saham SK Hynix yang tercatat di bursa AS pun ikut turun 9%.
Bagaimana cara kerjanya?
Sementara itu, Nvidia sempat dibuka melemah Tapi berhasil menutup perdagangan mendatar. Di Jepang, SoftBank Group, yang menjadi salah satu proksi utama investasi kecerdasan buatan (AI) lewat kepemilikan sahamnya di Arm, turut tertekan.
Kieron Poon, direktur investasi ekuitas Asia di Aberdeen Investments, menyebut pelemahan terbaru saham-saham chip Asia mencerminkan proses deleveraging yang masih berlangsung di Korea Selatan, ditambah sentimen yang melemah terhadap saham-saham teknologi global secara keseluruhan. Meski demikian, Aberdeen memandang koreksi tajam ini justru sebagai peluang, bukan tanda memburuknya fundamental perusahaan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam 30 Mei 2026 Melesat Jadi Rp2.799.000/gram | Equityworld EWF Medan
- → BNI Sekuritas Prediksi IHSG Berpeluang Menguat | Equityworld EWF Medan
- → Perak Liar Tak Tentu Arah, Tertekan Bayang-Bayang The Fed dan Iran | Equityworld EWF Medan
