0 0
Read Time:2 Minute, 52 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Rupiah Loyo Pagi Ini, Dolar AS Kembali Naik ke Rp17.900an | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (22/7/2026), di tengah penantian pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI). Dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka terdepresiasi sebesar 0,22% ke posisi Rp17.920/US$.

Pada perdagangan sebelumnya, mata uang Garuda ditutup menguat 0,28% ke level Rp17.880/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,02% ke posisi 101,161. DXY sebelumnya ditutup menguat 0,22% pada perdagangan Selasa (21/7/2026). // Pergerakan rupiah hari ini masih dibayangi perkembangan konflik di Timur Tengah serta keputusan suku bunga BI yang akan diumumkan siang nanti. Dari eksternal, dolar AS menguat pada perdagangan Selasa dan membukukan kenaikan selama empat hari beruntun.

Kenapa ini penting?

Eskalasi serangan di Timur Tengah kembali mengerek harga minyak serta memunculkan kekhawatiran bahwa tekanan inflasi akan bertahan lebih lama. Dua kapal tanker yang membawa minyak mentah Arab Saudi menuju Asia dilaporkan berbalik arah di Laut Merah setelah muncul ancaman dari kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran. Konflik yang meluas mulai mengganggu jalur pelayaran di dua titik penting perdagangan energi dunia.

Militer AS juga menyatakan telah menyelesaikan serangan terbaru terhadap Iran pada Senin, menandai serangan selama 10 malam berturut-turut. Harga minyak mentah AS naik 2,09% menjadi US$84,97 per barel, sedangkan Brent menguat 1,88% ke US$90,90 per barel. Brent bahkan sempat menyentuh US$91,99 per barel, posisi tertinggi sejak 11 Juni 2026. Harga minyak sebelumnya sempat turun pada awal Mei seiring munculnya optimisme terhadap kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *