Equityworld Futures Medan – Update pasar: Habis Borong Saham Rp237,61 Miliar, Emiten RI Ini Stop Buyback | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) mengumumkan periode pembelian kembali alias buyback saham sudah berakhir per 16 Juni 2026. Sebelumnya pada 16 Maret 1026, MBMA mengumumkan Rencana Pembelian Kembali Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan sebesar maksimal 1,8 miliar saham atau setara Rp1,7 triliun.
Periode pelaksanaannya berlangsung tanggal 17 Maret 2026 sampai dengan 16 Juni 2026. Sampai dengan tanggal keterbukaan informasi ini, MBMA melaporkan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 492.683.100 unit saham dengan total dana yang dikeluarkan sebesar Rp237,61 miliar. Biaya itu sudah termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya. “Tidak terdapat dampak material atas informasi material berupa berakhirnya Periode Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan Perseroan,” kata Sekretaris Perusahaan MBMA, Teddy Nuryanto Oetomo dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (17/6/2026). Adapun pada perdagangan sesi I hari ini, saham emiten tambang nikel itu menguat 6,86% ke posisi 545 per saham.
Sementara sepanjang tahun ini, MBMA sudah turun 5,26% year to date (ytd).
Implikasi Pasar: IPO baru berpotensi menambah likuiditas dan variasi instrumen investasi di BEI. Investor dapat mencermati prospek bisnis dan valuasi emiten baru sebelum melakukan alokasi dana.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Bank Mega Syariah Kantongi Laba Rp 79,97 M per Q1-2026, Naik 51% | Equityworld EWF Medan
- → AI Mulai Ubah Cara Anak Muda Kelola Keuangan dan Berinvestasi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Bos OJK Buka Suara Soal ETF Emas, Ada 3 Peminat, Segera Jalan | Equityworld EWF Medan
