Equityworld Futures Medan – Menyoroti Video: Nasib IHSG dan Rupiah Saat Inflasi Naik – Defisit Neraca Dagang | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures- Investor pasar keuangan RI terus mewaspadai dampak sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri ke pergerakan pasar domestik. Dari eksternal, perkembangan perang Timur Tengah hingga dampak kenaikan Harga minyak dan komoditas pada perekonomian dunia masih terus dipantau.
Dari dalam negeri, perkembangan data makro ekonomi RI terkait kenaikan inflasi, defisit neraca dagang dan kontraksi PMI Manufaktur ke 46,9 juga menjadi perhatian pelaku pasar. Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusuf menyebutkan saat ini perkembangan data ekonomi RI tidak terlalu menjadi kekhawatiran pasar mengingat koreksi yang terjadi sudah dalam dan valuasi sudah sangat menarik. seiring dengan membaiknya Harga minyak dunia, diharapkan kondisi neraca dagangan RI akan membaik. Seperti apa Analisa pergerakan IHSG hingga Rupiah di tengah gejolak global?
Selengkapnya simak ulasan Shania Alatas dengan Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusufdalam Power Lunch, CNBC (Senin, 06/07/2026)
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Misi Penyelamatan Rupiah Purbaya Dimulai Hari Ini, Begini Skenarionya! | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Kini Parkir di Rp17.865 | Equityworld EWF Medan
- → Bos Chevron Peringatkan Soal Kelangkaan Minyak Global, Sebut Asia Paling Terdampak | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
