Equityworld Futures Medan – FCA Dievaluasi, Bursa Revisi 3 Kriteria Saham Papan Pemantauan Khusus | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menggodok penyesuaian aturan terkait full periodic call auction (FCA) bagi saham yang masuk dalam papan pemantauan khusus. “Penyesuaian ini masih berada pada tahap Rule Making Rule (RMR) kepada pelaku pasar,” sebagaimana dikutip dari instagram resmi @indonesiastockexchange, Senin, (6/7/2026). Melalui draft evaluasi Peraturan Nomor II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus, terdapat tiga perubahan utama dari peraturan ini. Perubahan pertama berkaitan dengan kepemilikan saham publik atau free float. Ketentuan yang dihapus mencakup persyaratan jumlah saham free float paling sedikit 50 juta saham untuk emiten di Papan Utama dan Papan Pengembangan, serta kepemilikan free float di atas 5% dari jumlah saham tercatat untuk emiten di Papan Utama, Papan Pengembangan, dan Papan Akselerasi.
BEI juga mengusulkan penghapusan kriteria likuiditas rendah sebagai dasar penempatan saham di Papan Pemantauan Khusus. Kriteria tersebut sebelumnya mengacu pada nilai transaksi rata-rata harian saham yang kurang dari Rp5 juta dan volume transaksi rata-rata harian di bawah 10.000 saham selama tiga bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction. Kriteria ketiga yang diusulkan untuk dihapus adalah penghentian sementara atau suspensi perdagangan efek selama lebih dari satu hari bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
Kenapa ini penting?
Dengan perubahan ini, suspensi akibat aktivitas perdagangan tidak lagi menjadi faktor yang secara otomatis menempatkan saham ke dalam Papan Pemantauan Khusus. aturan ini juga menyesuaikan mekanisme perdagangan, termasuk ketentuan batas ARA. Sebelumnya, saham dengan harga di atas Rp10 hanya dapat bergerak maksimal 10% di atas atau di bawah harga acuan, sedangkan dalam usulan baru batas tersebut dibagi menjadi tiga lapisan. Dengan evaluasi ini, batas ARA 35% ditetapkan untuk saham dengan harga di atas Rp10 hingga Rp200, 25% untuk saham di atas Rp200 hingga Rp5.000, serta 20% untuk saham di atas Rp5.000. Adapun batas ARA untuk saham dengan rentang harga Rp1-Rp10 tetap sebesar Rp1 dari harga acuan.
BEI juga mengubah klasifikasi rentang harga saham dalam aturan tersebut. Jika sebelumnya hanya dibedakan menjadi dua kategori, yakni saham dengan harga Rp1-Rp10 dan di atas Rp10, kini rentang harga dibagi menjadi empat kelompok agar penetapan batas ARA lebih proporsional sesuai level harga saham. BEI mengusulkan penyempurnaan mekanisme perdagangan pada sesi Periodic Call Auction.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Video: Nasib Rupiah Dibandingkan Mata Uang Asia Lainnya | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Lanjut Melemah, Bank Jual Dolar Rp 18.000 Lebih | Equityworld EWF Medan
- → Harga Emas Turun Rp26 Ribu Jadi Rp2,831 Juta per Gram | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
