Equityworld Futures Medan – Buyback Saham Bank BUMN, Dasco: Bukti Fundamental Kuat | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai aksi pembelian kembali saham (buyback) yang dilakukan sejumlah perusahaan, termasuk badan usaha milik negara (BUMN), mencerminkan keyakinan terhadap kuatnya fundamental perusahaan di tengah gejolak pasar. Menurut Dasco, koreksi yang sempat terjadi di pasar saham justru menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan dengan fundamental kuat untuk menambah kepemilikan sahamnya melalui aksi buyback. “Sebenarnya kan BUMN dan swasta-swasta yang proyek-proyeknya strategis itu kan fundamentalnya kuat. Nah sehingga kemarin dalam keadaan pasar harga sedang turun ya tentunya kemudian BUMN atau Himbara itu kemudian buyback kembali,” kata Dasco kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).
Ia menilai langkah tersebut menunjukkan adanya keyakinan bahwa valuasi saham-saham emiten strategis masih menarik meski pasar sempat mengalami tekanan. Selain aksi buyback oleh perusahaan, Dasco juga menyinggung peran investor dan lembaga investasi yang memanfaatkan pelemahan pasar untuk melakukan akumulasi saham. “Atau kemudian lembaga-lembaga yang melakukan investasi maupun pasar tentunya melihat bahwa sangat strategis kemudian ketika membeli kembali pada saat keadaan pasar seperti kemarin,” ujarnya. Sebelumnya Dasco mengumpulkan para direktur Himbara, beserta Ketua BP BUMN dan Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria, dan Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (9/6/2026). Pertemuan tersebut membahas terkait fenomena pasar saham yang saat ini sedang bergejolak termasuk anjloknya saham-saham perbankan BUMN.
Dalam pertemuan ini, Dasco akan berdiskusi untuk membuka peluang pembelian saham kembali (buyback) saham. “Kita saatnya diskusi, kemudian kita pada kesempatan yang tepat untuk kembali buyback saham-saham di pasar,” pungkasnya. Sebagai informasi, pertemuan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengumpulkan para direktur Himbara, beserta Ketua BP BUMN/Chief Operating Officer Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Dony Oskaria, dan Menteri Sekertaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Sementara perwakilan BUMN, antara lain, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) Hery Gunardi, Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Riduan, Direktur Utama Taspen Rony Hanityo Aprianto, dan Direktur Utama INA Oki Ramadhana.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Pengamat Ekonomi: Pelemahan Rupiah Tak Bisa Jadi Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Melemah ke Rp 18.139 per Dolar AS: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Dampaknya? | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Awas! Harga Emas Ambruk 2% ke Level US$4500, Diramal Jatuh Lebih Parah | Equityworld EWF Medan
