Equityworld Futures Medan – Menyoroti Net Foreign Sell Rp 447 M, Asing Paling Banyak Jual 10 Saham Ini | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama ini, Kamis, (11/6/2026). Sejumlah saham pun diketahui dibeli asing. IHSG tiba-tiba balik arah ke zona merah setelah di awal sesi sempat menguat signifikan.
Hingga akhir sesi pertama, IHSG turun 1,91% atau terdepresiasi 113 poin ke posisi 5.789,39, mematahkan reli setelah dua hari beruntun ditutup melonjak. Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 185 saham menguat, 500 saham melemah, dan 128 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp12,67 triliun dengan volume perdagangan 22,26 miliar saham dalam 1,53 juta kali transaksi.
Sepanjang perdagangan tengah hari, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp447,8 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp4,4 triliun foreign buy dan Rp4,9 triliun foreign sell. Di tengah transaksi tersebut, terdapat beberapa saham yang paling banyak dibeli asing dan di jual asing. Mengutip data pasar, berikut pergerakan asing sepanjang sesi 1 hari ini:
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Minyak Dunia Ambles 11 Persen Usai Iran Buka Selat Hormuz | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Pertamina Pastikan Kapal Minyak di Selat Hormuz Aman di Tengah Eskalasi Konflik | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Harga Batu Bara Ambruk 8%, Terjebak Ambruknya Minyak vs Sengatan China | Equityworld EWF Medan
