0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Awas! Harga Emas Ambruk 2% ke Level US$4500, Diramal Jatuh Lebih Parah | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas ambruk 2% pada Senin seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mendorong penguatan dolar AS serta memperkuat kekhawatiran inflasi, sehingga menjaga ekspektasi suku bunga tetap tinggi. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (4/5/2026) ditutup di US$ 4520,40 per troy ons. Harganya ambruk 2,02%.

Dalam dua hari terakhir, harga emas selalu melemah dan jatuh 2,2%. Harga penutupan kemarin menjadi yang terendah sejak 30 Maret 2026 atau lebih dari sebulan.

Harga emas belum membaik pada hari ini. Pada Selasa (5/5/2026) pukul 06.36 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4519,30 per troy ons atau melandai 0,02%.
// “Berita terbaru jelas tidak memberi keyakinan bahwa situasi akan baik-baik saja, dan kembali memunculkan kekhawatiran inflasi, disertai sinyal kebijakan suku bunga yang cukup hawkish ke pasar,” kata Bart Melek, Kepala Strategi Komoditas Global di TD Securities, dikutip dari Refinitiv. Iran menyerang sejumlah kapal di Selat Hormuz dan membakar pelabuhan minyak di Uni Emirat Arab, setelah upaya Presiden Donald Trump menggunakan Angkatan Laut AS untuk membuka jalur pelayaran justru memicu eskalasi terbesar sejak gencatan senjata empat minggu lalu. Dolar AS menguat dan harga minyak Brent melonjak lebih dari 5%.

Bagaimana cara kerjanya?

Penguatan dolar membuat emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Di sisi lain, lonjakan harga energi memperbesar kekhawatiran inflasi, sehingga memperkuat spekulasi bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Barclays menjadi salah satu dari sejumlah lembaga yang memperkirakan tidak akan ada pelonggaran kebijakan dari Federal Reserve tahun ini.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *