Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: BEI soal IHSG Anjlok: Ketidakpastian di Pasar Masih Tinggi | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
PEJABAT sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik menanggapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Senin, 18 Mei 2026. Pada pagi hari, IHSG sempat terkoreksi hingga 4 persen.
“Tentu kalau kami cermati memang ketidakpastian di pasar kita masih cukup tinggi,” ucap Jeffrey di Bursa Efek Indonesia, Senin, 18 Mei 2026. Kendati demikian, ia mengatakan pelemahan IHSG pada awal pekan ini sejalan dengan kondisi pasar global di Asia. Sebab, selama periode long weekend pekan lalu, pasar Asia juga mengalami koreksi.
Jeffrey menuturkan, sumber ketidakpastian saat ini di antaranya adalah fluktuasi harga komoditas, fluktuasi nilai tukar di berbagai negara, serta ketidakpastian penyelesaian konflik di Timur Tengah. Semua ketidakpastian itu, kata dia, berdampak pada pergerakan IHSG.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Lebih dari 10 Manajer Investasi Ingin Menerbitkan ETF Emas | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp16.940 | Equityworld EWF Medan
- → Laju Investasi Dunia Berubah Total, Asia Melaju Sendiri | Equityworld EWF Medan
