0 0
Read Time:2 Minute, 37 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Rupiah Melemah dan Dana Asing Keluar, Bos BI Blak-blakan Penyebabnya | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (18/5/2026). Melansir data Refinitiv, pada penutupan perdagangan sore ini rupiah berakhir di zona merah dengan melemah 1,03% ke level Rp17.640/US$. Dengan demikian, rupiah kembali menembus area psikologis di atas Rp17.000/US$ dan menjadi posisi penutupan terlemah sepanjang sejarah.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo buka suara perihal pelemahan nilai tukar ini. Menurut Perry, pelemahan nilai tukar yang terjadi sejak awal tahun disebabkan oleh dua faktor, yakni fundamental dan teknikal. Secara fundamental, Perry menilai nilai tukar saat ini tidak sesuai dengan kondisi ekonomi Indonesia. “Dari pengalaman hidup dari krisis ke krisis kami yakini undervalued,” kata Perry, saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Senin (18/5/2026). Di Tanah Air, kata Perry, ada faktor musiman yang turut menekan nilai tukar rupiah. Faktor tersebut adalah Haji, pembayaran dividen dan pembayaran utang perusahaan.

Sementara itu, menurut dari faktor teknikal pelemahan rupiah disebabkan oleh faktor geopolitik di Timur Tengah. Risiko Timur Tengah ini cukup besar dan berdampak global. “Dampak ini berdampak kepada pertumbuhan menurun di global, harga minyak meroket tinggi. Brent pernah di US$ 120 sekarang US$ 111.

Apa manfaatnya?

Ini juga terjadi periode yang dulu,” paparnya. Sejalan dengan itu, inflasi AS meningkat tinggi.

Kondisi ini membuat Federal Reserve tidak jadi menurunkan Fed Fund Rate (FFR).

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *