0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Ini 10 Mata Uang dengan Kurs Terlemah di Dunia, Rupiah Termasuk? | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, perjalanan lebih dari delapan dekade tersebut, rupiah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah dan perekonomian Indonesia. Mata uang Garuda masih menjadi salah satu mata uang yang membutuhkan nominal cukup besar untuk ditukarkan dengan dolar Amerika Serikat (AS). PT Equityworld Futures telah merangkum 10 mata uang dengan nilai terendah terhadap dolar AS per 17 Agustus 2026. Ukurannya sederhana, yakni semakin banyak unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk mendapatkan US$1, semakin rendah nilai mata uang tersebut terhadap dolar AS.

Sebagai catatan, nilai tukar yang besar tidak otomatis berarti ekonomi suatu negara paling buruk. Besarnya angka kurs bisa dipengaruhi banyak hal, mulai dari inflasi yang sudah berlangsung lama, kebijakan moneter, kondisi pasar, hingga sejarah redenominasi mata uang di negara tersebut. // Daftar ini menunjukkan mata uang mana yang membutuhkan nominal paling banyak untuk ditukarkan dengan satu dolar AS, sehingga mencerminkan nilai mata uang yang lebih rendah terhadap dolar. Rial Iran menjadi mata uang dengan nilai terendah terhadap dolar AS. Untuk mendapatkan US$1, dibutuhkan sekitar 1.374.126 rial Iran.

Kenapa ini penting?

Posisi berikutnya ditempati pound Lebanon dengan kurs sekitar 89.500 per US$1, disusul dong Vietnam sebesar 26.205 per US$1 dan kip Laos sebesar 22.523 per US$1. Nilai tukar rupiah juga masuk dalam daftar 10 besar.

Mata uang Garuda berada di posisi Rp17.820 per US$1, menempatkannya di urutan kelima dalam daftar mata uang dengan nilai terendah terhadap dolar AS. Setelah rupiah, terdapat som Uzbekistan dengan kurs 11.891 per US$1, franc Guinea sebesar 8.785 per US$1, guarani Paraguay sebesar 6.025 per US$1, ariary Madagaskar sebesar 4.301 per US$1, serta riel Kamboja sebesar 4.044 per US$1.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *