0 0
Read Time:2 Minute, 51 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Video: Ekonom Ungkap Nasib Rupiah Jika Perang Sampai Akhir Tahun 2026 | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures- Rabalancing MSCI hingga gejolak perang AS-Vs Iran yang belum menemukan titik akhir telah menekan pasar modal RI yang mengerek IHSG anjlok ke level 6.700 dan Rupiah yang menembus level Rp 17.500 per Dolar AS. Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Ajib Hamdani menyebutkan bahwa kekuatan Rupiah terhadap Dolar dalam kondisi “tidak baik-baik saja”. Hal ini merupakan dampak dari sentimen eksternal akibat tensi geopolitik Timur Tengah dan tertahannya pemangkasan suku bunga The Fed. Dari internal, sentimen terkait kondisi tekanan fiskal RI akibat terlalu mendorong pertumbuhan di awal tahun, Tapi kondisi ini justru meningkatkan kekhawatiran pelaku usaha terhadap kemampuan fiskal menopang ekonomi hingga akhir tahun dan hutang tetap terkendali. Sementara Ekonom Center of Reform on Economisc (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menyebutkan capaian pertumbuhan ekonomi RI di Q1-2026 sebesar 5,61% sangat positif Tapi pertanyaannya adalah kekuatan pemerintah untuk mempertahankan pertumbuhan ini.

Yusuf menyebutkan ke depan, tantangan ekonomi akan sangat menantang mengingat perang Iran Vs AS berpotensi berlanjut hingga akhir tahun. Jika hal ini akan menekan nilai tukar hingga meningkatnya tekanan fiskal. Diharapkan pemerintah dan BI yang agresif menahan laju pelemahan Rupiah dapat berdampak positif. juga diperlukan upaya menarik investor asing untuk kembali menanamkan modal ke dalam negeri. Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Ajib Hamdani dan Ekonom Center of Reform on Economisc (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet dalam Closing Bell, PT Equityworld Futures (Rabu, 13/05/2026)

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *