Equityworld Futures Medan – Menyoroti Tok! DPR RI dan BI Sepakat Optimalkan Penguatan Rupiah | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Bank Indonesia melakukan rapat kerja membahas kinerja bank sentral di sepanjang 2025 sekaligus membahas perkembangan terkini soal nilai tukar rupiah yang melemah pada Senin (18/5/2026) di Gedung Parlemen, Jakarta. Sidang dipenuhi cecaran anggota Komisi XI terhadap Gubernur BI utamanya terkait evaluasi kinerja 2025 dan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp17.600-an per satu dolar Amerika Serikat. Diskusi antara BI dengan Komisi XI DPR RI juga berlangsung hangat untuk menentukan rumusan yang pas agar terjadi penguatan rupiah, sehingga terdapat kesepakatan antara keduanya.
Pertama, Komisi XI DPR RI menyatakan telah mendengarkan kesepakatan dari Gubernur BI mengenai Laporan Kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Kedua, Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas upaya BI dalam mencapai kinerja Bank Indonesia Tahun 2025. Ketiga, BI dalam melakukan operasi kebijakan moneter melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder harus berdasarkan pada prinsip transparansi dan disertai dengan mitigasi risiko. Keempat, BI mempertajam kualitas pengukuran Indikator Kerja Utama (IKU) pada laporan-laporan yang dapat menunjukkan dampak terhadap kebijakan dan program BI pada stabilitas nilai tukar, pengendalian inflasi, penyediaan likuiditas perbankan utamanya UMKM, dan pertumbuhan ekonomi. BI juga akan memperkuat dan mempertajam kebijakan, program, dan IKU dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah untuk mencapai nilai fundamental ekonominya.
Apa manfaatnya?
Kemudian juga disepakati BI mempertajam kebijakan untuk penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. Kesepakatan ketujuh, BI memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kredibilitas dalam menjalankan kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, dan pendalaman pasar uang. Poin kesembilan adalah BI mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran dengan menggunakan uang kartal, memastikan kelancaran pengedaran uang rupiah, serta menjamin kecukupan dan peningkatan kualitas uang rupiah.
Terakhir, Gubernur BI akan memberikan jawaban tertulis atas pertanyaan dan tanggapan Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI paling lama tujuh hari kerja.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Ini Penyebab IHSG Turun 2,19% Jelang Long Weekend | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Paling Murah Se-Asia, Saatnya Serok atau Tunggu Lagi? | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Sesi I Anjlok 3,49% ke Level 7.321, Ini Penyebabnya | Equityworld EWF Medan
