Equityworld Futures Medan – Update pasar: Empat Hari Saham BBRI Naik Nyaris 10%, Asing Berebut | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menggeliat dan menjadi incaran investor asing. Dalam periode perdagangan 4-7 Mei 2026, saham BBRI melesat 9,97% dari level 3.010 menjadi 3.310. Kenaikan ini sekaligus menandai rebound kuat setelah sebelumnya saham BBRI sempat tertekan dan bergerak di area terendah dalam beberapa tahun terakhir. Terpantau saham BBRI terkerek naik seiring dengan investor asing yang agresif memborong saham bank tersebut. Sepanjang pekan ini, investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 585 miliar, menjadi yang terbesar di pasar reguler.
Secara teknikal, penguatan BBRI juga mulai diiringi lonjakan volume transaksi yang menunjukkan akumulasi mulai kembali terjadi. Pada perdagangan pekan ini, saham BBRI bahkan sempat menembus area 3.300 yang sebelumnya menjadi resistance jangka pendek. area 3.450-3.500 menjadi level krusial yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan rebound. Jika breakout valid dengan volume besar, maka ruang penguatan menuju 3.800 hingga 4.000 semakin terbuka.
Apa manfaatnya?
Pergerakan ini memunculkan optimisme bahwa saham bank dengan fokus kredit UMKM tersebut mulai menarik kembali perhatian pelaku pasar, terutama setelah valuasinya turun cukup dalam dibanding posisi puncaknya pada 2024 lalu. Dengan kapitalisasi pasar jumbo dan likuiditas tinggi, BBRI masih menjadi salah satu saham favorit investor institusi asing ketika pasar mulai memasuki fase risk-on. Sebagai informasi, sepanjang kuartal I-2026, BRI mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang solid, ditopang penguatan dana murah (CASA) serta perbaikan struktur biaya dana.
Alhasil profitabilitas bank pun semakin tebal. Hingga akhir Maret 2026, total DPK BRI mencapai Rp1.555 triliun atau tumbuh 9,4% secara tahunan (yoy).
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2,85 Juta, Pegadaian Naik | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | LPEM UI Menilai BI Sebaiknya Tahan Suku Bunga 4,75 Persen
- → AS-Iran Gencatan Senjata, Bursa Asia Melesat | Equityworld EWF Medan
