Equityworld Futures Medan – Menyoroti BI Intervensi Besar-besaran Usai Dolar Tembus Rp 17.400 | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengaku telah melakukan intervensi secara besar-besaran untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang telah tertekan beberapa waktu terakhir. Ia mengatakan untuk menjaga stabilitas kurs selama ini, BI sudah melakukan intervensi dengan mengandalkan cadangan devisa (cadev). Perry mencontohkan, intervensi besar-besaran ini terlihat dari cadev Indonesia yang tersisa US$ 148,2 miliar pada Maret 2026, merosot sekitar US$ 3,7 miliar dibanding catatan bulan sebelumnya US$ 151,9 miliar. “Itu bukan busines as usual, itu all out.
Intervensi dalam jumlah besar dengan cadev yang ditunjukkan turun menjadi US$ 148,2 miliar,” kata Perry saat konferensi pers hasil rapat KSSK, Kamis (7/5/2026). Ia mengatakan, meski cadev menjadi salah satu andalan intervensi untuk stabilitas kurs, Tapi besarannya itu lebih dari cukup untuk membiayai kebutuhan eksternal Indonesia.
Apa manfaatnya?
Besaran terakhir pun masih berada di atas standar kecukupan minimal internasional, yakni tiga bulan impor, sebab data per Maret 2026 setara dengan pembiayaan 6,0 bulan impor atau 5,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. “Itu lebih dari cukup, kami ukur kebutuhan-kebutuhan untuk intervensi dan tolong diingat cadev dikumpulkan saat panen inflow besar,” paparnya. Sebagaimana diketahui, pada awal pekan ini kurs rupiah sempat tersudutkan hingga ke level atas Rp 17.400/US$. Melansir data Refinitiv, per pukul 09.07 WIB, rupiah terpantau melemah 0,22% ke level Rp17.403/US$. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan yang semakin dalam dibandingkan pembukaan perdagangan pagi tadi di level Rp17.380/US$.
Dengan pergerakan tersebut, rupiah resmi menembus level psikologis Rp17.400/US$ yang sekaligus mencetak level terlemah intraday terbaru sepanjang masa. Tapi nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Data Refinitiv menunjukkan mata uang Garuda berhasil mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,29% ke level Rp17.330/US$.
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → PHR Produksi 1.274 Barel per Hari dari Sumur Minyak Baru
- → 10 Saham Ini Ramai Diborong Asing Kala IHSG Reli | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Menguat, Bank-Bank Masih Jual Dolar di Atas Rp17.000 | Equityworld EWF Medan
