Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | LPEM UI Menilai BI Sebaiknya Tahan Suku Bunga 4,75 Persen . Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
LEMBAGA Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menilai Bank Indonesia (BI) sebaiknya mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 4,75 persen. Ekonom LPEM UI Teuku Riefky mengatakan inflasi umum telah melonjak melampaui rentang target Bank Indonesia pada bulan pertama 2026, yaitu 3,55 persen year on year. Riefky mengatakan lonjakan inflasi tersebut terutama dirorong oleh low-base effect akibat pemberian diskon 50 persen pada tagihan listrik untuk kelompok rumah tangga tertentu pada Januari dan Februari tahun lalu.
“Tekanan inflasi diestimasi akan terus berlanjut dalam jangka pendek menyusul datangnya periode Ramadan dan Idul Fitri,” kata dia dalam Seri Analisis Makroekonomi, dikutip Kamis, 19 Februari 2026. LPEM UI juga menyoroti tekanan pada sektor keuangan menyusul pengumuman oleh Morgan Stanley Capital International serta penurunan outlook utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s.
Peringatan dari dua lembaga tersebut menekankan adanya peningkatan kekhawatiran akan kelayakan investasi serta transparansi kebijakan, yang pada akhirnya memicu arus modal keluar dari pasar saham dan obligasi.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Mendag Bilang Produksi Minyak Goreng Pendamping Menipis
- → Equityworld EWF Medan | Bapanas Susun Perpres tentang Penyelamatan Pangan, Ini Tujuannya
- → Equityworld EWF Medan | Bos BI dan OJK Beberkan Prestasi Ekonomi Syariah RI
