0 0
Read Time:2 Minute, 46 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Equityworld EWF Medan | Saham Sawit Dapat Berkah Ramadan dan Tarif AS, JARR-BWPT Layak Dilirik?. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar baik datang ke sektor minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO) seiring tarif impor ke Amerika Serikat (AS) jadi nol persen. Penurunan tarif ini merupakan hasil negosiasi antara pemerintah Indonesia dan AS, termasuk pembicaraan langsung antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump.

Pemerintah memastikan tarif impor AS untuk produk Indonesia resmi turun menjadi 19%, dari sebelumnya 32% yang sempat diberlakukan pada awal 2025. Dalam kesepakatan tersebut, sejumlah komoditas utama Indonesia seperti sawit, kopi, dan kakao mendapat tarif 0% (bebas bea masuk) ke pasar AS. Sebagai timbal balik, Indonesia juga membebaskan bea masuk untuk sebagian besar produk asal AS.

Apa manfaatnya?

Kemenko Perekonomian menyatakan proses negosiasi sudah selesai secara substansi dan tahap harmonisasi hukum juga telah dirampungkan. Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat perdagangan kedua negara dan meningkatkan daya saing ekspor Indonesia ke pasar AS. Saham CPO selama ini geraknya jauh tertinggal dibandingkan sektor lain.

Secara teknikal masih banyak yang bertahan dalam tren sideways, bagi trader pergerakan ini cenderung membosankan. Sebagaimana terlihat pada tabel di bawah ini, tren sideways tercermin dari pergerakan selama sebulan yang mayoritas terbatas, seperti saham BWPT, LSIP, TAPG yang penguatan-nya kurang dari 1%. Meski begitu, BWPT pada kemarin Rabu (18/2/2026) geraknya sudah cukup moncer sampai 10%, diikuti saham GZCO naik kisaran 9%, dan saham JARR naik 5%nan. // Gerak saham CPO yang mulai bergerak positif secara harian memberikan sinyal positif terkait sentimen bebas tarif impor AS, hal ini menjadi peluang bagi produsen minyak sawit untuk menambah porsi ekspor ke negeri Paman Sam. permintan dalam negeri diproyeksi juga akan meningkat seiring dengan seasonality Ramadan yang datang lebih cepat tahun ini.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *