0 0
Read Time:2 Minute, 36 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Asing Terciduk Akumulasi Saham Ini Saat IHSG Ambruk 6% | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Di tengah tekanan jual asing yang menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan lalu, investor global masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham tertentu. Berdasarkan data perdagangan periode 20-24 April 2026, meski asing mencatat net sell Rp2,95 triliun, terdapat sejumlah saham yang justru diborong (net foreign buy), terutama dari sektor konglomerasi, energi, hingga komoditas. Aksi beli asing terlihat cukup agresif pada saham berbasis sumber daya alam seperti SSMS, INCO, hingga MEDC, yang mengindikasikan masih adanya minat terhadap sektor komoditas di tengah tekanan pasar. Sementara itu, sepekan kemarin IHSG turun 504,51 poin atau -6,61%.

Indeks parkir di level 7.129,49 pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Rata-rata nilai transaksi harian pada periode 20-24 April 2026 turun 3,67% secara mingguan menjadi Rp 19,61 triliun.

Tapi rata-rata harian volume saham yang diperdagangkan naik 4,44% menjadi 44,88 miliar dalam 2,75 juta kali transaksi. Sebagian saham turun lebih dari 2% sepanjang pekan lalu. Kapitalisasi pasar pun merosot 7,07% menjadi Rp 12.736 triliun. 

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *