0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Equityworld Futures Medan – Saham Terbang 40%, Bos Bank Mega Ungkap Penyebabnya | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, PT Equityworld Futures — PT Bank Mega Tbk. (MEGA) berbicara mengenai peningkatan harga saham yang tinggi, berbeda ketimbang saham-saham bank besar RI. Tercatat, saham MEGA telah meningkat nyaris 40% sepanjang tahun ini. Saham bank papan tengah itu terakhir ditutup di harga 4.550 per saham, naik 38,72% secara ytd. Di titik tertingginya tahun ini MEGA pernah mencapai harga 5.150 per saham, tepatnya pada bulan Februari lalu.

Menurut Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib, pergerakan saham itu tidak terlepas dari sejumlah aksi korporasi bank itu tahun ini. “Memang kalau kita cermati setelah keterbukaan informasi bahwa Bank Mega akan membagikan dividen tunai dan saham bonus yang akan diputuskan di RUPS pada hari ini, maka memang kita melihat ada lonjakan atau kenaikan saham Bank Mega,” ujar Kostaman di Auditorium Bank Mega, Selasa (31/3/2026). Adapun Bank Mega akan melakukan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar sebesar Rp2 triliun atau setara Rp171,95 per saham. Jumlah itu meningkat 91,82% dibanding besaran pembagian dividen tahun buku 2024. Bank Mega juga akan melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) dengan total nilai sebesar Rp5,87 triliun.

Perseroan akan membagikan sebanyak 11,74 miliar saham bonus di mana pembagian saham bonus dilakukan secara proporsional dengan kepemilikan saham dari setiap pemegang saham MEGA dengan rasio 1:1. Kedua aksi korporasi itu disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (31/3/2026). “Saya rasa kenaikan saham dipengaruhi oleh dua informasi tersebut yaitu mengenai pembagian dividen tunai dan saham bonus,” tutur Kostaman.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *