Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Asing Terciduk Koleksi Saham Ini Saat IHSG Labil | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Di tengah tekanan jual di pasar, investor asing masih terlihat melakukan akumulasi pada sejumlah saham dengan nilai beli bersih (net foreign buy) yang signifikan pada perdagangan Selasa (31/3/2026). Saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menjadi yang paling banyak dibeli asing dengan nilai Rp62,5 miliar. Disusul oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp39,3 miliar dan PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) senilai Rp25,4 miliar. saham-saham seperti PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), hingga PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) juga masuk dalam radar beli asing.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar: Meski terdapat aksi beli pada sejumlah saham, secara agregat investor asing masih mencatatkan net sell harian, seiring tekanan yang terjadi di pasar saham domestik. Pada perdagangan kemarin asing mencatat net sell Rp 1,28 triliun. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,61% atau -43,45 poin ke level 7.048,22. Sebanyak 270 saham naik, 435 turun, dan 253 tidak bergerak.
Nilai transaksi mencapai Rp14,92 triliun, melibatkan 25,73 miliar saham dalam 1,72 juta kali transaksi. Sepanjang hari, volatilitas IHSG terbilang tinggi. IHSG sempat dibuka di zona hijau, Tapi kemudian berbalik melemah hingga akhirnya menutup sesi I di zona merah. Mengutip Refinitiv, sektor utilitas, energi, dan industri menjadi penekan utama IHSG.
Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.
Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → OJK Bekukan Izin KGI Sekuritas Buntut Kasus IPO Indo Pureco (IPPE) | Equityworld EWF Medan
- → Timur Tengah Memanas, Harga Emas Diproyeksi Bisa Capai Rp3,4 Juta | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Equityworld EWF Medan | Video: DEN Sebut Isu MSCI Adalah “Wake Up Call” Reformasi Bursa Saham
