Equityworld Futures Medan – Pergerakan pasar terkini: Harga Emas Menyala Lagi, Ini Ramalan Kapan Tembus US$ 6.000 | Equityworld EWF Medan. Simak analisis lengkapnya di bawah ini.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas dan perak kembali berkilau. Harga emas naik karena tarif dan risiko geopolitik mendorong permintaan safe haven. Pada perdagangan Rabu (25/2/2026), harga emas dunia naik 0,44% di level US$5.170,63 per troy ons. Emas kembali menguat usai penurunan yang berhasil mematahkan kenaikan emas selama empat hari beruntun. Pada perdagangan hari ini Kamis (26/2/2026) hingga pukul 06.52 WIB, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,07% di posisi US$5.168,59 per troy ons. // Harga emas naik pada perdagangan Rabu karena investor beralih ke aset aman di tengah kekhawatiran bahwa tarif dapat memicu inflasi, sementara ketegangan yang berkelanjutan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) juga mempertahankan permintaan safe haven. “Ada dampak inflasi dari tarif dan harga minyak yang tinggi, terutama jika serangan akan segera terjadi, dan saya pikir ada juga beberapa lindung nilai oleh investor, yang mungkin beralih ke emas,” ujar Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities, kepada Reuters.
AS mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10% pada hari Selasa, tetapi seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pemerintahan Trump sedang berupaya menaikkannya menjadi 15%. Presiden Donald Trump, dalam pidato kenegaraannya, mengatakan bahwa “hampir semua” negara dan perusahaan ingin mempertahankan perjanjian tarif dan investasi yang ada dengan Washington.
Trump juga memaparkan alasannya untuk kemungkinan serangan terhadap Iran, dengan mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan negara pendukung terorisme terbesar di dunia itu memiliki senjata nuklir. Sementara itu, Iran dan AS dijadwalkan untuk mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir pada hari Kamis di Jenewa. Emas secara luas dianggap sebagai aset safe haven selama masa ketidakpastian.
Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Equityworld EWF Medan | Tebar Saham Bonus Rp5,87 Triliun, Saham Bank Mega (MEGA) ARA
- → Breaking News! IHSG Anjlok 1% ke 8.236 | Equityworld EWF Medan
- → Bos BI dan OJK Beberkan Prestasi Ekonomi Syariah RI
