0 0
Read Time:2 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Medan – Update pasar: Saham Emiten Milik Boy Thohir Lagi Memanas, Kamu Pegang yang Mana? | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Mayoritas saham konglomerasi grup Boy Thohir masih manggung dari awal tahun, menariknya sebagian masih di hargai valuasi murah, story masih running, dan punya prospek bisnis menarik. Beberapa saham dari grup konglomerat ini bahkan ada yang sudah naik double digit, ada yang sudah terbang lebih dari 50 persen secara year-to-date (YTD), meskipun sebagian juga masih ada yang tertinggal.

Berikut rincian-nya: // Tapi yang menarik, kenaikan sejumlah saham itu bukan sekadar euforia sesaat. Jika melihat valuasi berbasis PBV dibanding rata-rata 5 tahun, tidak semuanya sudah mahal. Memang ada yang sudah berada di atas rerata historis (overvalue) seperti MDKA, MBMA, dan EMAS. Tapi beberapa nama lain justru masih berada di bawah rata-rata valuasi 5 tahunnya (undervalue), meskipun harganya sudah naik cukup signifikan, seperti ADMR, ADRO, BFIN, ESSA, PALM, dan WOMF.

Artinya, reli sudah terjadi, tetapi belum semuanya fully rerating. Daya tarik grup ini bukan hanya label konglomerasi, tetapi adanya kombinasi antara valuasi yang masih rasional dan story fundamental yang berjalan. Mayoritas entitasnya bergerak di sektor komoditas, mulai dari batu bara, nikel, emas, tembaga, aluminium hingga ammonia, yang secara siklikal memang sedang menikmati momentum harga yang lebih kuat dari awal tahun berkat commodity supercycle, ketegangan geopolitik, demand safe haven, dan lainnya. Ketika harga komoditas naik, arus kas dan potensi laba ikut terdorong, membuka ruang untuk rerating valuasi.

Implikasi Pasar: IPO baru berpotensi menambah likuiditas dan variasi instrumen investasi di BEI. Investor dapat mencermati prospek bisnis dan valuasi emiten baru sebelum melakukan alokasi dana.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Sektor perbankan masih menjadi penggerak utama IHSG mengingat bobotnya yang besar. Namun sektor teknologi dan properti mulai menunjukkan minat beli dari investor asing.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *