Equityworld Futures Medan – Update pasar: Tahun Lalu ID FOOD Cetak Laba Rp 393 Miliar, Setelah Rugi Sejak 2021 | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures — Holding BUMN pangan ID FOOD akhirnya mencatat laba pada tahun 2025 sebesar Rp 393 miliar. Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo memaparkan, capaian laba tersebut terealisasi setelah menderita kerugian sejak tahun 2021. “Net income ID FOOD positif di tahun 2025 atas dampak perbaikan operasional dan hasil dari restrukturisasi yang telah dilakukan,” dalam rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, Senin (30/3/2026).
Dalam paparannya, tercatat perusahaan mendapatkan tekanan sejak tahun 2021 yang rugi Rp 823 miliar. Kemudian kerugian membaii pada di tahun 2022 jadi sebesar Rp 298 miliar. Kerugian terus menyusut di tahun 2023 jadi Rp 194 miliar. Tapi sedikit melebar di tahun 2024 yang sebesar Rp 231 miliar.
Capaian laba sepanjang tahun 2025 tersebut didorong oleh pendapatan yang juga meningkat menjadi Rp Rp27,4 triliun dari pendapatan tahun 2024 yang sebesar Rp 18,3 miliar. Secara keseluruhan sejak tahun 2021, pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) tercatat sekitar 16%.
Bagaimana cara kerjanya?
Peningkatan ini didorong oleh penjualan 3 produk utama seperti gula, daging sapi, dan daging kerbau. lanjutnya, ID FOOD juga berhasil meningkatkan produktivitas tebu dari 65,7 ton per hektar di tahun 2024 menjadi 76,1 ton per hektar di tahun 2025. Sementara itu, dari sisi profitabilitas, EBITDA ID FOOD tumbuh signifikan menjadi Rp740 miliar pada 2025 dari tahun 2024 yang sebesar Rp Rp 440 miliar. Peningkatan EBITDA terjadi karena efisiensi operasional. Hal ini tecermin dari rasio EBITDA dari Rp 58,7 juta jadi Rp 106,6 juta di tahun 2025.
Adapun total aset ID FOOD juga mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025 jadi sebesar Rp 53,9 triliun dari tahun 2024 yang sebesar Rp 52,4 triliun.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → BEI Gembok Perdagangan Saham Magran Living (MGLV) dan PTDU | Equityworld EWF Medan
- → Trump Ungkap Perang dengan Iran Bisa Berlangsung Hingga Empat Pekan, Harga Minyak Makin Naik? | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Malaysia dan Filipina Buru-Buru Ikut Indonesia Reformasi Pasar Modal | Equityworld EWF Medan
