0 0
Read Time:2 Minute, 53 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Perang AS-Iran Guncang Bursa RI, IHSG Ditutup Turun 2,5% | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun semakin dalam pada akhir perdagangan hari ini, Senin (2/3/2026). Indeks turun 206,29 atau -2,5% ke level 8.029,2. Sebanyak 109 saham naik, 705 turun, 144 tidak bergerak. Nilai transaksi terbilang tinggi, yakni Rp 28,34 triliun, melibatkan 52,08 miliar saham dalam 3,53 miliar.

Kapitalisasi pasar terperosok menjadi Rp 14.357 triliun. Berdasarkan data pasar, Medco Energi (MEDC), Bakrie & Brothers (BNBR), dan Energi Mega Persada (ENRG) menjadi tiga saham dengan transaksi terbesar pada perdagangan hari ini. Tapi tiga saham tersebut berbeda nasib.

Apa manfaatnya?

MEDC tercatat naik 15,65% ke level 1.995 dan ENRG naik 25% ke level 2.200, sedangkan BNBR turun 14,95% ke level 182. Mengutip Refinitiv, hanya sektor energi yang berada di zona hijau, sedangkan sisanya parkir di zona merah.

Emiten perbankan dan emiten milik Prajogo Pangestu menjadi pemberat utama IHSG. Barito Renewables Energy (BREN) dan Chandra Asri Pacific (TPIA) masing-masing membebani -17,58 indeks poin dan -13,48 indeks poin. Lalu Bank Mandiri (BMRI) menyumbang -15,53 indeks poin, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) -14,15 indeks poin, dan Bank Central Asia (BBCA) -11,84 indeks poin.

Adapun penyebab anjloknya IHSG hari ini adalah imbas dari konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang makin meningkat menyusul kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Situasi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *