Equityworld Futures Medan – Update pasar: Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik | Equityworld EWF Medan. Berikut pembahasan mendalam dari Tim Analis kami.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menyatakan bahwa profitabilitas industri perbankan akan tertekan jika suku bunga acuan bank sentral meningkat. Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Hery Gunardi mengatakan kenaikan suku bunga Bank Indonesia (BI) alias BI Rate akan berimbas pada kenaikan suku bunga deposito.
Tapi kenaikan bunga deposito itu bergantung dengan struktur pendanaan masing-masing bank. “Seperti pernah saya sampaikan, kalau suku bunga tinggi itu yang meningkat pricing-nya hanya deposito. Deposito itu tergantung dari bank masing-masing yang jumlah struktur pendanaannya kan beda-beda,” jelas Heru ditemui di Sentra BRI, Selasa (21/7/2026). Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) itu memastikan bahwa di bank yang ia pimpin, jumlah dana murah (CASA) alias giro dan tabungan mendominasi struktur pendanaan.
Bagaimana cara kerjanya?
Hery menyebut dana murah tidak terpengaruh dengan kenaikan suku bunga acuan. “Seperti BRI kan tabungannya besar sekali, kemudian giro. Dan giro dan tabungannya nggak ikut naik. Yang naik kan deposito yang memang sensitif terhadap pricing,” tuturnya.
Tapi demikian, Hery membenarkan bahwa kenaikan biaya pendanaan alias cost of fund akan meningkat karena tingginya suku bunga. Dalam menindaklanjuti kondisi ini, ia menyebut perbankan tidak bisa serta-merta mengerek naik suku bunga kredit.
Menurutnya, ada waktu transmisi suku bunga terhadap suku bunga kredit. “Jadi pasti ada peningkatan cost of fund.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Harga Minyak Mendidih ke US$97 per Barel Imbas Serangan Rudal Iran | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Purbaya: Tunggu 3 Tahun Lagi, Ekonomi Nyundul-nyundul ke Atas 8% | Equityworld EWF Medan
- → Lima Rekomendasi Minyak Goreng Pilihan Keluarga Indonesia | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
