0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Medan – Equityworld EWF Medan | IHSG Mulai Rebound, Investor Perlu Masuk Sekarang atau Justru Waspada?. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mulai rebound ke atas 8000. Banyak saham sudah mulai hijau, meskipun belum menutup kerugian dari kejatuhan akhir bulan lalu. IHSG pada penutupan kemarin Selasa (10/2/2026) berakhir menguat 1,24% ke posisi 8.131,74.

Penguatan ini melanjutkan hari sebelumnya yang naik 1,22%, artinya sudah dua hari beruntun gerak IHSG mulai cerah. // Pergerakan IHSG kemarin melibatkan sebanyak 556 saham naik, 144 turun, dan 116 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 20,37 triliun, melibatkan 45,77 miliar saham dalam 2,45 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek naik menjadi Rp 14.778 triliun.

Apa manfaatnya?

Berdasarkan data pasar, Bumi Resources (BUMI) menjadi saham yang paling banyak ditransaksikan kemarin, mencapai Rp 5 triliun. Saham BUMI tercatat naik 3,33% ke level 248. nilai transaksi jumbo juga dicatatkan saham Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Darma Henwa (DEWA). Seluruh sektor perdagangan menguat, dengan apresiasi terbesar dibukukan oleh sektor properti, konsumer non-primer dan industri. Adapun sektor kesehatan dan infrastruktur mencatatkan kenaikan paling kecil hari ini. Saham-saham blue chip serta emiten milik konglomerat kompak tercatat menjadi penopang kinerja IHSG, dengan kontribusi indeks poin paling besar disumbang oleh Astra International (ASII) yang melesat 3,01%, menyumbang 8,19 indeks poin.

Lalu disusul oleh BMRI yang menyumbang 8 indeks poin, Capital Finance Indonesia (CASA) dan Amman Mineral Internasional (AMMN) dengan sumbangan sekitar 5 indeks poin.

Catatan Analisis: Pergerakan IHSG saat ini dipengaruhi sentimen global dan domestik. Investor disarankan mencermati sektor-sektor defensif seperti consumer goods dan infrastruktur. Support IHSG berada di level 6.800 sementara resistance di 7.000.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Secara teknikal, IHSG berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami reli dalam beberapa pekan terakhir. Indikator RSI menunjukkan kondisi netral sehingga masih ada ruang untuk pergerakan lanjutan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *