Equityworld Futures Medan – Rupiah Dibuka Menguat 0,14%, Dolar AS Turun Jadi Rp17.800 | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan pagi ini dengan bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda mendapat angin segar setelah dolar AS anjlok di pasar global. Berdasarkan data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Kamis (20/8/2026) dengan penguatan 0,14% ke level Rp17.800/US$.
Penguatan tersebut terjadi sehari setelah Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuannya di level 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Agustus. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 98,833. Pelemahan pagi ini melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya. Pada Rabu, DXY ditutup anjlok 0,83%, mendekati posisi terendah dalam tiga bulan terakhir. // Dolar AS tertekan setelah Departemen Keuangan AS mengumumkan langkah untuk meredakan gejolak di pasar obligasi pemerintah. Pemerintah AS berencana menggandakan operasi pembelian kembali obligasi berjangka panjang guna menjaga likuiditas pasar.
Kebijakan tersebut diumumkan setelah aksi jual besar-besaran mendorong imbal hasil obligasi AS tenor 30 tahun menyentuh 5,337%, posisi tertingginya sejak 2007. Setelah langkah tersebut diumumkan, imbal hasil obligasi tenor 30 tahun berangsur turun ke sekitar 5,184%. Penurunan imbal hasil membuat daya tarik aset berdenominasi dolar ikut berkurang. Kondisi tersebut menekan greenback dan memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk bergerak lebih kuat.
Kenapa ini penting?
Tapi pasar tetap mencermati risalah rapat bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), yang menunjukkan sejumlah pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga apabila inflasi belum kembali menuju target 2%. Adapun, keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di level 5,75% turut memberikan kepastian bagi pasar mengenai arah kebijakan moneter.
Gubernur sementara BI Destry Damayanti menegaskan nilai tukar rupiah ke depan diperkirakan tetap stabil seiring dengan upaya bank sentral mengoptimalkan instrumen moneternya. “BI menempuh strategi menjaga stabilitas nilai tukar. Ke depan nilai tukar stabil didukung penguatan stabilisasi BI,” kata Destry, Rabu (19/8/2026).
Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Disclaimer: Artikel ini adalah ringkasan berita untuk tujuan edukasi dan informasi pasar, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Penghapusan PPN Tiket Pesawat Dinilai Bisa Dongkrak Perjalanan Domestik dan Ekonomi | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Ekonom Bank Permata Bilang Rupiah Sulit ke Rp16.000/US$, Ini Alasannya | Equityworld EWF Medan
- → Kata Wamenkeu Ekonomi Saat Ini Jauh dari Situasi Krisis 98 | Equityworld EWF Medan
