0 0
Read Time:2 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Medan – Menyoroti Harga Emas Terbang, Rekor Tertinggi 2,5 Bulan: Dolar Jadi Bahan Bakar | Equityworld EWF Medan yang menjadi perhatian pelaku pasar hari ini. Kami sajikan data dan prospeknya.

Jakarta, PT Equityworld Futures – Harga emas kembali menguat seiring pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) tidak akan terburu-buru menaikkan suku bunga. Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (17/8/2026) ditutup di posisi US$ 4415,19 per troy ons.

Harganya melesat 0,9%. Penguatan ini membawa harga emas ke posisi teringgi sejak 4 Juni 2026 atau 2,5 bulan terakhir. Pada hari ini, Selasa (18/8/2026) pukul 06.49 WIB, harga emas ada di posisi US$ 4421,57 per troy ons atau menguar 0,14%.
// Analis TD Securities Bart Melek menilai pergerakan emas menunjukkan pasar mulai memperhitungkan kemungkinan stagflasi, yakni kondisi ketika pertumbuhan ekonomi melemah sementara inflasi tetap tinggi. “Pasar emas tampaknya sedang memperhitungkan lingkungan stagflasi, dengan pasar tenaga kerja yang melemah dan ekspektasi bahwa The Fed akan mentoleransi tingkat inflasi saat ini,” ujar Melek, dikutip dari Refinitiv.

Apa manfaatnya?

Pelemahan dolar AS menjadi salah satu pendorong utama kenaikan emas. Indeks dolar turun ke level terendah dalam lebih dari dua bulan dan kini ada di level 99. Dolar yang lebih lemah membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga meningkatkan permintaan terhadap logam mulia. “Faktor besar di sini adalah dolar AS telah melemah ke level psikologis penting 100,” kata Melek. Harga emas juga ditopang ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang mereda.

Ekspektasi melemah setelah data payrolls AS pekan lalu lebih lemah dari perkiraan dan inflasi konsumen menunjukkan tekanan yang relatif terkendali. Pelaku pasar kini menunggu risalah rapat The Fed pada Juli yang akan dirilis Rabu.

Pergerakan Nilai Tukar: Rupiah masih dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan harga komoditas ekspor Indonesia. Level psikologis Rp15.500 per dolar AS menjadi support penting yang perlu dipertahankan.

Komoditas: Pergerakan harga komoditas ini berkorelasi dengan ekspektasi suku bunga global dan pertumbuhan ekonomi China. Untuk jangka pendek, trader dapat memanfaatkan volatilitas dengan manajemen risiko ketat.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi

Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.

Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.

Pandangan Teknikal Jangka Pendek

Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:

  • Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
  • Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
  • Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
  • Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut

Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.

Informasi ini disusun untuk menambah wawasan pasar. Selalu lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.


Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.

Layanan Resmi PT Equityworld Futures:

* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.

📌 Baca Juga Artikel Terkait:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *