Equityworld Futures Medan – Sufmi Dasco Buka-Bukaan Soal Aturan Bursa Mineral | Equityworld EWF Medan. Berikut ulasan selengkapnya untuk Anda para trader dan investor.
Jakarta, PT Equityworld Futures – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad buka suara terkait aturan bursa mineral dan komoditas strategis. Ia mengatakan, hal itu menunggu pembahasan bersama pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Ya tinggal kan itu nanti tinggal dari pemerintah kemudian minta rapat dengan kita nanti kita tinggal apa namanya tanya apakah ini usulan pemerintah atau usulan DPR,” ujarnya saat ditemui di kawasan DPR RI Jakarta, Jumat (14/8/2026). baru dapat ditentukan sesuai dengan mekanisme yang disepakati. Target penyelesaian aturan akan dikebut pada tahun ini. “Kalau kemudian tidak terlalu banyak dan tidak terlalu krusial bisa cepat,” sebutnya. Sebelumnya, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, penyiapan infrastruktur ada dalam ranah peraturan OJK terkait bursa mineral dan komoditas. Sebab, jenis mineral dan komoditas yang diperdagangkan, Misbakhun menegaskan hal tersebut akan diatur rinci di POJK. “Ya, nanti mineralnya itu apa saja yang masuk dan komoditas apa yang masuk itu kan diatur di POJK-nya,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, dia menegaskan bahwa tugas kewenangan yang sebelumnya berada di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) akan dipindah ke bursa mineral. Hal ini sudah ditetapkan di dalam Undang-Undang. “Nanti yang berkaitan dengan Bappebti ditarik ke bursa mineral, undang-undangnya sudah bilang begitu kan,” paparnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan bursa mineral dan komoditas strategis mulai beroperasi pada 1 Januari 2027. Hal ini pun sesuai dengan mandat Undang-Undang (UU) tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi memastikan bakal ada Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Selain pejabat, Kiki menambahkan, banyak yang harus dipersiapkan dalam membentuk bursa ini, antara lain infrastruktur hingga aturan turunan dari OJK. “Banyak yang harus disiapkan, terutama infrastruktur kemudian peraturan. Paling tidak POJK-nya juga sudah harus ada,” jelas dia.
Sentimen Pasar yang Mempengaruhi
Dari sisi global, pelaku pasar masih mencermati data ekonomi AS dan kebijakan bank-bank sentral utama. Sementara dari domestik, aliran modal asing dan data neraca perdagangan menjadi katalis yang patut diperhatikan.
Tim Analis Equityworld Futures Medan mencatat beberapa faktor teknis yang juga berperan dalam pergerakan hari ini, di antaranya adalah level support-resistance terdekat serta pola volume perdagangan.
Pandangan Teknikal Jangka Pendek
Berdasarkan pergerakan harga terkini, berikut adalah level-level penting yang perlu dicermati:
- Support 1: Level terdekat yang berpotensi menahan pelemahan
- Support 2: Level psikologis berikutnya jika support 1 tertembus
- Resistance 1: Target kenaikan terdekat dalam jangka pendek
- Resistance 2: Level berikutnya jika momentum penguatan berlanjut
Indikator Moving Average 50 hari masih berada di atas MA 200 hari (Golden Cross) yang mengindikasikan tren bullish jangka panjang masih terjaga. Namun trader perlu mewaspadai potensi koreksi jika terjadi jenuh beli.
Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Trading futures dan forex berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami risiko sebelum bertransaksi.
Informasi: Artikel ini ditulis oleh Tim Riset Equityworld Futures berdasarkan data pasar dan pemberitaan terbuka. Bukan rekomendasi investasi.
Layanan Resmi PT Equityworld Futures:
* Trading futures berisiko tinggi. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada.
📌 Baca Juga Artikel Terkait:
- → Saham Raffi Ahmad RANS Tercatat di Bursa, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis | EQUITYWORLD SEMARANG | Equityworld EWF Medan
- → Rupiah Lanjut Melemah, Bank Jual Dolar Rp 18.000 Lebih | Equityworld EWF Medan
- → IHSG Sesi 1 Naik 0,61%, Nilai Transaksi Tembus Rp 10 Triliun | Equityworld EWF Medan
